Kamis, 03 Januari 2013

Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa

Fortuner SUV Terbaik. Saat pertama tampil di arena MotoGP, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa langsung menggebrak. Keduanya datang dengan modal sebelumnya sebagai juara di ajang 250cc World Championship masing-masing pada 2007, dan 2005.

Kini, juara Moto2 2012, Marc Marquez bakal melakoni debutnya di ajang MotoGP. Harapan serupa pastinya ditimpakan pada pembalap 19 tahun yang membela Repsol Honda ini. Ia memenangi sembilan seri dan menuntaskan kompetisi dengan brilian di Valencia di mana ia sukses tampil sebagai pemenang usai start dari belakang.

Pembalap Spanyol yang juga pernah menjuarai kelas 125 cc ini tampil oke di uji coba MotoGP pramusim di Sepang, November silam dengan selisih sedikit dari catatan waktu terbaik kualifikasi balapan yang dibuat Jorge Lorenzo dan waktu terbaik sesi latihan yang diciptakan Dani Pedrosa.

Namun, pengganti Casey Stoner ini enggan untuk langsung sesumbar. Ia memang mengakui dirinya ternyata bisa beradaptasi lebih cepat dengan motornya, melebihi yang ditargetkan. Namun saat ditanya tentang kemungkinan membuat kejutan, terutama di seri pembuka MotoGP 2013 di Sirkuit Losail, Qatar pada 7 April mendatang, dengan rendah hati ia menyebutkan tak memikirkan kemungkinan tersebut.

"Untuk sekarang, aku pikir itu (naik podium, Red) tidak bisa dilakukan," ungkap Marquez kepada AS yang dilansir Tribunnews.com dari Autosport tentang kemungkinan dirinya langsung bisa naik podium. "Aku tidak bisa mencoret semua kemungkinan, mustahil memprediksi tapi Honda bilang kepadaku untuk tenang. Apa yang ingin mereka lihat adalah perkembangan sambil membuat kemajuan."

Ia mengakui, hasil uji coba memberikan hasil mengejutkan. "Hasil uji coba lebih baik dari yang ku bayangkan. Di Malaysia, saat aku di sana aku pikir akan menjadi tiga hari yang berat tapi aku mulai mendapatkan kepercayaan diri dengan motorku dan memulai mencoba banyak hal baru," katanya.

"Aku masih memiliki jalan yang panjang untuk dilalui dan aku berharap bisa mengambil keuntungan besar dari uji coba yang tersisa," ujar pembalap kelahiran Cervera, Lleida , Spanyol 17 Februari 1993 ini.

Bos HRC, Shuhei Nakamoto juga tak memberi beban terlalu berat untuk sang debutan yang akan menjadi tandem Dani Pedrosa pada musim 2013 dan 2014. Bos tim asal Jepang ini percaya, Marquez harus banyak beradaptasi dulu dlaam kelas premiere, sebelum nanti menuai hasil yang diharapkan.

Ia mengatakan, untuk balapan perdana nanti, timnya hanya menargetkan Marquez bisa masuk finis. "Kita harus realistis. Ini kelas premier, tempatnya para pembalap terbaik dunia. Saya pikir, sangat sulit baginya untuk berada di podium. Masuk finis sudah menjadi catatan bagus untuk seorang debutan," kata Nakamoto.

Sang bos yakin, setelah melakoni empat sampai lima kali balapan, Marquez akan mendapatkan kematangan yang diharapkan. "Kami yakin Marc memiliki bakat yang sangat tinggi dan memiliki masa depan cerah. Tetapi membalap di MotoGP tidak mudah. Membuat catatan waktu yang bagus untuk satu lap, bahkan untuk rookie, bisa dilakukan. Tetapi untuk melanjutkan catatan waktu lap yang bagus selama balapan merupakan sebuah cerita berbeda dan dia perlu banyak pengalaman. Tetapi saya berharap dia bisa memenangkan beberapa lomba, walaupun di tahun pertamanya. Ini harapan kami," ujar Nakamoto.


0 komentar: