Kamis, 05 Juli 2012

Penurunan Jatah Beras Untuk Rakyat Miskin

Jatah beras untuk rakyat miskin (raskin) Kota Makassar untuk Juni hingga Desember mengalami penurunan 13.827 rumah tangga sasaran (RTS) jika dibandingkan Semester I 2012 yang mencapai 62.192 RTS. Penurunan pagu raskin ini membuat Pemkot menunda pembagian jatah raskin untuk Juni 2012.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Makassar Irwan Bangsawan mengatakan, penurunan drastis pagu raskin disebabkan data warga miskin BPS tidak sempurna. “Pendataan warga miskin di Kota Makassar oleh BPS tidak valid sehingga terjadi pengurangan jatah raskin. Untuk Juni hingga Desember, hanya tersedia untuk 48.365 RTS,”jelasnya kepada media, kemarin.

Irwan mengaku, BPM tengah melakukan verifikasi ulang dan menemukan banyak kesalahan pendataanolehtimBPS yaknipensiunan PNS yang masih masuk dalam daftar penerima pagu raskin. “Yang tidak logis,dalam satu kelurahan tiba-tiba ada 100 KK RTS yang pindah dalam kurun waktu yangsangatsingkat,”ucapnya. Dalam verifikasi ulang di lapangan BPM, salah satunya menyarankan kepada RTS agar pagu raskin yang sejatinya dijatah 15 kg/KK/bulan dikurangi untuk dibagi rata RTS yang dihapus dari pagu.

Wali Kota Ma-kassar Ilham Arief Sirajuddin dan beberapa anggota DPRD Makassar, lanjut Irwan, sudah sepakat untuk melakukan verifikasi ulang RTS raskin pada APDB perubahan 2012. Kendati demikian, penurunan pagu raskin tidak hanya dialami Kota Makassar namun juga sembilan kabupaten/kota di Sulsel yang mengalami penurunan drastis diatas 10%. Namun, secara umum pagu jumlah RTS raskin untuk 24 kabupaten/ kota di Sulsel hanya turun 1% dari 514.120 Kepala Keluarga (KK) menjadi 505.831 KK.

Demikian juga dengan jumlah kuantum raskin untuk Sulsel hanya turun 1% dari 7.711.800 pada Januari- Mei menjadi 7.632.465 pada Juni-Desember 2012. Kepala Divisi Regional Badan Urusan Logistik (Bulog) Sulselbar Tommy S Sikado mengatakan sebagian besar kabupaten/ kota di Sulsel belum menyalurkan raskin karena masih menunggu verifikasi data akibat menurunnya pagu raskin secara drastis di 10 kabupaten/ kota.

Tommy menyebut sudah ada sekitar separuh dari 24 kabupaten/kota yang sudah menyalurkan raskin termasuk Pinrang, Parepare, Sinjai, dan Gowa. Untuk alokasi Juni terjadi penundaan dibeberapa kabupaten/ kota yang jumlah penurunannya sangat besar. Kita menunggu verifikasi ulang dari oleh pemerintah daerah setempat. Kita harap sudah disalurkan semua sebelum bulan puasa,” katanya di Makassar, kemarin.


0 komentar: