Selasa, 17 April 2012

Pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar

Dukungan ke pasangan calon Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar kembali bertambah. Kali ini giliran Partai Sarikat Indonesia (PSI) yang mengeluarkan rekomendasi resminya ke pasangan nasionalis-relegius itu. Ketua DPW PSI Sulsel Abd Razak mengatakan, surat keputusan partainya ditandatangani langsung ketua umum dan sekretaris jenderal DPP dan sudah diserahkan ke Syamsu Rizal, tim pemenangan Ilham- Aziz, kemarin. Dia menuturkan, dukungan tersebut diberikan karena berbagai pertimbangan, seperti paling intens berkomunikasi serta visi-misi yang lebih baik untuk menyejahterakan masyarakat Sulsel.

“Itu alasan utama kami, karena komitmennya memajukan Sulsel sangat baik.Tugas kami sekarang mengomunikasikan ke semua DPC untuk menjalankan keputusan partai,” ujar Razak kepada media, kemarin. Pada Pemilu Legislatif 2009, partai berbasis Islam itu meraih total suara 0,56% di Sulsel. Meski tidak meloloskan kadernya di kursi DPRD Sulsel, namun partai ini meraih tujuh kursi dari 24 kabupaten/kota di Sulsel. Dengan tambahan dukungan dari PSI, semakin melengkapi partai politik nonparlemen yang berada di balik pemenangan Ilham-Aziz. Sebab tujuh di antaranya, sudah lebih awal menyerahkan rekemondasi tertulis.

Masing-masing Partai Demokrasi Pembaharuan (PDP),Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI),PNI Marhaen,Partai Pelopor, Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI), dan Partai Barnas. Selain delapan parpol itu, beberapa partai nonparlemen lainnya juga dikabarkan segera memberikan surat dukungan serupa. Seperti Partai Kedaulatan dan Partai Indonesia Baru. Ketua Divisi Publikasi dan Informasi DPD Demokrat Sulsel Syamsu Rizal mengatakan, partai yang belum memberikan dukungan sudah mengabarkan akan segera menyerahkan rekomendasi tertulis DPP dalam waktu dekat.

“Sudah ada penyampaian dari pengurus wilayahnya bahwa rekomendasi dari DPP telah keluar. Tapi nanti setelah diserahkan ke kami, baru bisa dipastikan secara resmi,”tutur Ical,sapaan akrabnya. Di tempat terpisah, Ilham menyambut baik bertambahnya dukungan partai ke koalisi yang digagasnya. Dia mengaku, dukungan itu sekaligus mempertegas bila pihaknya tidak membeda-bedakan partai atau menganggap remeh kekuatan nonparlemen. “Kita bersama-sama berjuang di rumah rakyat. Semua bisa bergabung tanpa ada sekat atau kepentingan golongan. Kita semua sama,”pungkas Wali Kota Makassar dua periode itu.

Dekati DPP PAN

Kendati Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel Ashabul Kahfi ikut mendampingi incumbent Syahrul Yasin Limpo di pendaftarannnya sebagai bakal calon gubernur di Partai Golkar, namun Ilham mengaku belum menyerah menggaet dukungan partai berlambang matahari terbit itu. Kemarin, Ilham yang dijagokan koalisi Partai Demokrat kembali melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua DPP PAN Bima Arya di Restoran Bahari Makassar.Turut hadir Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi.

Selama satu jam, Ilham meyakinkan DPP mengenai dukungan yang diterimanya dari sebagian DPD dan DPC PAN di Sulsel. Tak hanya itu, beberapa pengurus DPW juga menginginkan Ilham diusung partai peraih suara terbanyak ketiga di Sulsel itu. Saat dikonfirmasi, Ilham membenarkan pertemuan itu. Hanya saja, dia mengaku bila komunikasinya dengan Bima hanya silaturahmi biasa tanpa membahas secara detail perkembangan jelang Pilgub Sulsel.

“Kami hanya silaturahmi biasa saja. Kebetulan beliau di Makassar, jadi kami bertemu sambil diskusi-diskusi,” kilah Ilham yang didampingi Syamsu Rizal. Pertemuan Ilham dengan petinggi DPP PAN bukan kali ini saja. Catatan media, Ilham juga dikabarkan sudah pernah meminta restu dan dukungan sesepuh PAN Amin Rais,Ketua Umum DPP Hatta Rajasa di Jakarta.

Selain itu, saat pendaftaran bakal calon gubernur yang dilakukan Tim Pilkada PAN Sulsel, belum lama ini, hanya Ilham dan Aziz Qahhar Mudzakkar yang melamar resmi. Sebab kandidat lainnya, belum mengembalikan formulir pendaftaran.


0 komentar: