Minggu, 08 April 2012

Gagal Masuk Program Legislasi Nasional

Rencana pemekaran Kabupaten Luwu Tengah (Luteng) dan Bone Selatan (Bonsel) akhirnya kandas. Pemekaran kedua darah ini gagal masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) yang akan dibahas di DPR RI pada 2012. Luteng dan Bonsel tidak terdapat dalam 19 calon daerah otonomi baru yang telah disetujui Badan Legislasi DPR RI. Dari 19 rancangan undangundang (RUU) calon daerah otonomi baru yang akan disidangparipurnakan di DPR RI pekan ini, terdapat satu provinsi, yakni Kalimantan Utara.

Daerah kabupaten yang akan dimekarkan, di antaranya dari Pulau Sulawesi, yakni Mamuju Tengah (Sulawesi Barat), Banggai Laut (Sulawesi Tengah), Morowali Utara (Sulawesi Tengah). Enam lagi berasal dari Sulawesi Tenggara, yakni Konawe Kepulauan, Kolaka Timur, Buton Selatan, Buton Tengah, Muna Barat,dan Kota Raha.

Sementara dari Papua Barat disetujui dua RUU kabupaten baru,yakni Monokwari Selatan dan Pegunungan Arfak. Anggota DPRD Sulsel yang juga mantan anggota panitia khusus pemekaran Luteng, Buhari Kahar Muzakkar, menduga tidak masuknya Luteng dan Bonsel dalam agenda DPR RI 2012 karena kelengkapannya terlambat diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan DPR RI. “Mungkin terlambat sehingga tidak masuk agenda prioritas di 2012,” papar Ketua Umum Pengurus Besar Kerukunan Keluarga Luwu (KKL).

Sementara mantan Ketua Pansus Pemekaran Bonsel Rusni Kasman mengatakan, ke-19 daerah otonomi baru yang disetujui Badan Legislasi DPR sudah diproses sejak beberapa tahun lalu di pusat. Dia juga optimistis Bonsel sudah masuk dalam prioritas pemekaran 2013. “Tahun ini sudah diproses secara administrasi di Mendagri supaya tahun depan sudah terealisasi,” ucap anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel asal Bone ini.


0 komentar: