Minggu, 06 November 2011

Sejumlah sekolah di Kota Prabumulih

Sejumlah sekolah di Kota Prabumulih menerapkan sanksi bagi siswanya yang terlambat datang. Para siswa tersebut tidak dapat mengikuti proses belajar-mengajar karena disuruh pulang. Penerapan sanksi ini ternyata menarik perhatian Wakil Wali Kota (Wawako) Prabumulih Ridho Yahya.

Bahkan, Ridho meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Prabumulih meninjau kembali kebijakan yang diterapkan sejumlah sekolah tersebut.“Masih banyak sanksi yang dinilai lebih mendidik daripada memulangkan siswa. Saya harap Kepala Dinas Pendidikan meninjau kembali kebijakan tersebut,” ujarnya belum lama ini. Menurut Ridho, pihaknya khawatir sanksi tersebut malah bisa menimbulkan dampak negatif.

“Bisa saja siswa yang dipulangkan tersebut justru keluyuran, bukannya pulang ke rumah karena takut dimarahi orang tuanya,”kata Ridho. Dia menambahkan, masih banyak cara lain atau sanksi lain yang dapat diberikan kepada siswa yang datang terlambat agar mereka menjadi jera serta tidak mengulangi lagi kesalahannya.

“Bisa saja siswa dihukum membersihkan kelas, disuruh hormat kepada bendera, atau sanksi bentuk lainnya,”katanya. Kepada para siswa, Ridho juga meminta agar lebih disiplin dalam menaati peraturan yang telah diterapkan pihak sekolah.“Disiplin itu kunci kesuksesan. Karenanya, biasakan hidup disiplin dengan mematuhi semua aturan, baik di sekolah, di rumah, maupun di masyarakat,”katanya.

Sementara itu,Ketua Komisi I DPRD Kota Prabumulih HartonoHamidmengatakan, terkait sanksi larangan mengikuti pelajar bagi siswa yang terlambat datang, dalam waktu dekat pihaknya berencana mengundang kepala Disdik untuk mempertanyakan persoalan tersebut.“ Kita akan undang untuk duduk bersama dan mendengarkan langsung dari kepala dinas tentang penerapan sanksi ini. Mungkin mereka ada pertimbangan tersendiri dalam penerapan sanksi tersebut biar lebih jelas,”tukasnya.


0 komentar: