Jumat, 07 Oktober 2011

kebocoran pipa

Meskipun sudah dua pekan terjadi, kebocoran pipa yang melintasi jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Palembang–Inderalaya Km36 Desa Tanjung Baru, Inderalaya Utara, Ogan Ilir, hingga kini belum bisa diatasi. Pihak Pertamina hingga kini masih melacak lokasi sumber kebocoran tersebut.

Untuk memastikannya, harus dilakukan penggalian dan pengeboran aspal Jalinsum untuk memeriksa satu per satu delapan pipa minyak mentah yang ada di bawahnya. Staff External Relation Pertamina Prabumulih Ely Chandra mengatakan,saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan para pemilik pipa seperti Pertamina Prabumulih, Pertamina Pendopo, dan PT Medco.

“Sampai sekarang belum juga diketahui pipa minyak mentah milik siapa yang bocor karena letaknya berada bawah Jalinsum,” ungkapnya. Sebelumnya pihaknya telah berencana menggali jalan untuk memperbaiki pipa yang bocor, tetapi tidak jadi dilaksanakan karena dikhawatirkan akan menimbulkan kemacetan dan kurang efektif. Pihaknya juga sudah menyiapkan metode lain dengan mengebor tanah di bawah jalan.Namun, karena jalan ini milik negara, untuk melakukan pengeboran harus ada izin Kementerian PU.

“Saat ini permohonan izin tersebut sudah diajukan ke balai besar Kementerian PU di Palembang. Kalau izin keluar, pengeboran sudah dapat dilakukan pekan depan,”ujarnya. Untuk mengetahui pemilik pipa yang bocor tersebut, dapat dilakukan dengan mengecek satu per satu delapan pipa di bawah tanah. Pengecekan itu akan melibatkan pihak pemilik pipa.

“Semua pipa yang ada di bawah jalan akan diteliti disaksikan ketiga pihak yang bertanggung jawab terhadap pipa dan setelah diketahui sumber kebocoran otomatis menjadi tanggung jawab pemilik pipa,” jelasnya. Terpisah, tokoh masyarakat Ogan Ilir Medi Irawan berharap pihak Pertamina dapat menempatkan petugasnya di pinggir jalan dalam 24 jam di Jalinsum, sebelum dan ketika perbaikan pipa dilakukan.

Dengan begitu, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Jalinsum lalu lintasnya ramai dan tepat pada Km 36 terdapat jembatan layang dan tikungan. Kalau tidak disiapkan petugas dikhawatirkan akan timbul banyak korban kecelakaan, tergelincir akibat genangan minyak,”tuturnya.


0 komentar: