Minggu, 11 September 2011

Rencana Tata Ruang dan Wilayah

Ping dari Blog Berita untuk keyword Jasa Export Import dalam topik Rencana Tata Ruang dan Wilayah. Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kabupaten Gresik yang tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 08 tahun 2011 telah disetujui Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto Minggu (11/9/2011) menyebutkan rencana pengembangan wilayah dan pembangunan Kabupaten Gresik sampai tahun 2030 terbagi dalam empat wilayah pembangunan.

Wilayah Gresik Utara diproyeksikan menjadi kawasan agropolitan dan agroindustri, dan minapolitan. Pengembangan ini sejalan dengan pembangunan Bendung Gerak Sembayat (BGS). Di kawasan itu disiapkan lahan seluas 6.200 hektar tersebar di Kecamatan Bungah, Sidayu, Ujungpangkah dan Panceng.

Wilayah Gresik Selatan diproyeksikan menjadi areal pemukiman. Pemkab Gresik sudah menandatangani kesepakatan antara Menteri Perumahan Rakyat, Gubernur Jawa Timur dan Real Estate Indonesia (REI) untuk pembangunan wilayah Gresik selatan.

"Kami sudah menyiapkan lahan sekitar 10.000 hektar tersebar di Kecamatan Driyorejo, Wringinanom, Kedamean dan Menganti. Kawasan itu nanti akan menyatukan wilayah Gresik Selatan dengan wilayah Surabaya Barat," ujar Sambari.

Pembangunan di wilayah perkotaan dengan fokus pada pembangunan Pelabuhan Kalimireng. Pembangunan Pelabuhan berskala international ini mencakup wilayah kecamatan Gresik, Kebomas, dan Manyar.

Rencana pengembangan pelabuhan itu mencakup areal laut kurang lebih 800 hektar, panjang pesisir sekitar 5.000 meter dan lebar ke arah laut sekitar 1.600 meter. Lahan yang akan dikembangkan untuk kawasan industri dan pergudangan seluas kurang lebih 3.000 hektar tersebar di Kecamatan Kebomas, Gresik dan Manyar. "Khusus di Kawasan Manyar tersedia lahan seluas 2.500 hektar dan tengah berkembang industri-industri besar," papar Sambari.

Pembangunan di Pulau Bawean, akan difokuskan untuk pengembangan pariwisata seiring dengan selesainya pembangunan lapangan terbang perintis di wilayah Kecamatan Tambak. Bawean memiliki obyek wisata yang sangat indah. Pasir putihnya benar-benar putih tidak keabu-abuan. Bawean juga kaya bahan tambang seperti nikel, batu onyx serta hasil laut.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf sangat mendukung dan mengingatkan agar RTRW tersebut disesuaikan dengan RTRW Pusat maupun Provinsi. "Dalam pembangunan untuk mendongkrak perekonomian, Kami mendukung pembangunan Pelabuhan Kalimireng," ujarnya.

Gresik dinilai sebagai satu-satunya daerah yang mampu mengawinkan modernisasi dengan kearifan lokal masyarakat setempat dalam pembangunan industrinya. Nilai-nilai sebagai kota santri tetap terpelihara dan berkembang dengan baik. Demikian informasi dari Blog Berita yang berjudul Rencana Tata Ruang dan Wilayah.


0 komentar: