Rabu, 06 April 2011

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros menganggarkan dana sekitar Rp1,5 miliar untuk membangun cek dam (bendungan kecil) Leko Pancing di Desa Leko Pancing, Kecamatan Tanralili. Hal tersebut diungkapkan Bupati Maros HM HattaRahman kepada wartawan di sela-sela kunjungan kerjanya di Bendungan Leko Pancing, kemarin.

Kami tidak akan menunda lagi karena sudah tetapkan anggarannya. Pekan depan, proyek ini akan kami tenderkan dan tahun ini target pembangunannya sudah selesai,”kata dia. Cek dam yang akan dibangun sepanjang 150 meter itu untuk pengairan ke areal persawahan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tanralili, Simbang, dan Mandai.

“Kami berharap adanya cek dam tersebut 10.000 hektare sawahdapatdigarappadamusim kemarau,”ungkapnya. Selama ini sawah-sawah petani itu merupakan sawah tadah hujan. Jika musim kemarau tidak bisa digarap, air Bendungan Leko Pancing semua mengalir ke Makassar. Penyebab sawah tadah hujan tak bisa digarap saat kemarau karena belokan saluran irigasi dari bendungan Lekopancing hanya terisi pada musim hujan, sedangkan pada musim kemarau saluran ini kering.

“Kalau musim hujan tiba,aliran air Bendungan Leko Pancing kan banjir, nah itu yang akan dimanfaatkan untuk dibelokkan dengan membangun penampungan air. Dengan begitu, kebutuhan air pada musim kemarau mencukupi dan dapat digunakan petani,”tandasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Maros HM Salam mengatakan,segera diumumkan tender pengerjaan cek dam. Karena itu, pada 2011, pembangunannya dapat selesai dan pada musim tanam tahun depan sudah dapat dimanfaatkan petani. “Tahun depan, pada musim kemarau diharapkan 10.000 hektare sawah dapat memanfaatkan air dari Bendungan Leko Pancing. Jadi target tiga kali panen di empat kecamatan dapat tercapai,“ tandasnya. Demikian catatan online Blog Berita tentang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros.


0 komentar: