Rabu, 06 April 2011

Kabupaten Enrekang

Kabupaten Enrekang mendapat dana insentif daerah (DID) Rp24 miliar tahun ini. Dana insentif dari Kementerian Keuangan itu diberikan atas prestasi Enrekang menetapkan APBD tepat waktu selama tiga tahun berturut-turut. Enrekang beserta 60 kabupaten- kota lain di Indonesia mendapat jatah DID tahun ini.

Dana tersebut sebagai reward atas keberhasilan daerah dalam mengelola keuangan daerah berdasarkan kriteria yang ditentukan, salah satunya penetapan APBD tepat waktu. Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Enrekang Chaerul Latanro mengatakan, kriteria umum yang harus dipenuhi untuk menerima DID, yakni daerah bersangkutan sekurang- kurangnya mendapatkan opini wajar dengan pengecualian (WDP) dari Badan PemeriksaKeuangan( BPK) ataslaporan keuangannya.

Selain itu, APBD disahkan tepat waktu. “Selama tiga tahun berturut- turut kami tidak pernah terlambat dalam menetapkan APBD, yakni sebelum 31 Desember,” tandasnya. Tokoh masyarakat Enrekang mengharapkan DID tahun ini dimanfaatkan membangun sejumlah infrastruktur yang selama ini tidak tuntas pengerjaannya.

Tokoh masyarakat Enrekang, Abdul Gani Barak, mengatakan, dana DID Rp24 miliar itu seyogianya dipakai untuk pembangunan sarana yang berkaitan kepentingan publik. “Selama ini Dewan selalu mengkritisi pembangunan tanggul, revitalisasi Sungai Saddang, pembangunan terminal, dan jalan lingkar luar. Nah, sekarang dana DID seharusnya dimanfaatkan untuk itu,” ujar tokoh kharismatik ini. Demikian catatan online Blog Berita tentang Kabupaten Enrekang.


0 komentar: