Senin, 04 April 2011

Belum juga melakukan pertemuan

Hingga saat ini Presiden Susilo Bambang Yudoyono belum juga melakukan pertemuan dengan anggota partai koalisi pendukung pemerintah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Padahal semua partai yang masuk dalam setgab kecuali PKS, sudah menerima draf perjanjian yang baru.

Apakah PKS akan benar-benar dikeluarkan dari koalisi?

"Bisa juga dibaca sikap Yudhoyono ini adalah untuk menurunkan tensi konflik yang sempat eskalatif saat hak angket pajak bergulir di DPR dengan tidak melakukan pecah kongsi saat itu," ujar Pengamat Politik dari Universitas Paramadina, Gun Gun Heryanto saat berbincang dengan okezone, Senin (5/4/2011) malam.

"Tetapi, Yudhoyono sebenarnya tetap melakukan evaluasi. Hanya gaya komunikasi politik dia cenderung tidak frontal atau lazim kita kenal dengan pendekatan politik harmoni, karena dia sangat biasa menjaga situasi agar keputusannya tak memicu turbulensi," imbuhnya.

Menurut Gun Gun, cara Yudhoyono memperlakukan PKS sekarang ini sangat khas gaya kepemimpinannya yang terkenal cenderung kompromistik. Selain itu, sikap ini juga dapat dilihat sebagai bentuk kehati-hatiannya dalam mengambil sikap terhadap PKS.

Hal ini nampak bertolak belakang dengan sikap terhadap Partai Golkar yang sejak awal Presiden terlihat berkeinginan kuat untuk tetap berkoalisi.

"Kalau ke Golkar Yudhoyono nampak menunjukkan political will yang kuat untuk tetap sekongsi. Indikatornya perjumpaan dengan Ical. Hal ini berbeda dengan sikapnya atas PKS yang cenderung menjaga jarak terlebih dahulu guna membaca pergeseran opini dan respon elit-elit PKS," ujar Gun Gun. Demikian Berita Kita yang berjudul Belum juga melakukan pertemuan.


0 komentar: