Selasa, 27 Juli 2010

Posisi Farouk M Betta Masih Kuat

Peluang Farouk M Betta memenangi kursi Ketua Golkar Makassar di musyawarah daerah (musda) mendatang masih cukup kuat.Prediksi ini tergambar melalui hasil rapat pleno diperluas DPD II Partai Golkar Makassar yang digelar Sabtu (24/7).

Rapat pleno yang diikuti pengurus harian Partai Golkar Makassar dan pimpinan kecamatan tersebut menyepakati mempertahankan pelaksana tugas Ketua Golkar Makassar Ambas Syam dari jabatannya.Sebelumnya DPD I mewacanakan mengganti Ambas Syam karena dia bukan lagi pengurus harian Golkar.

Farouk dinilai masih kuat karena peserta rapat pleno itu secara aklamasi menentang keinginan DPD I.Sudah rahasia umum bahwa Ambas selama ini lebih berafiliasi ke Farouk bagian dari “gerbong” mantan Ketua Golkar Makassar Ilham Arief Sirajuddin. Farouk yang dimintai tanggapan terkait peluangnya yang masih kuat itu enggan berkomentar banyak.

“Silakan saja kalau analisis seperti itu,”katanya melalui pesan pendek telepon seluler kemarin. Sementara itu, Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel Arfandy Idris mengatakan, DPD I tidak pernah menganggap Farouk sebagai lawan atau ancaman di musda karena dia adalah kader Golkar.“DPD I tidak pernah ada masalah dengan siapa pun kader yang ingin maju di musda. Farouk itu juga kader,” ujarnya. Dia balik menuding Golkar Makassar terlalu responsif terhadap wacana penggantian Ambas.

Menurut dia, sejauh ini DPD I belum mengeluarkan SK penggantian Ambas. Menurutnya, wacana tidak sepantasnya dilawan dengan mekanisme partai,seperti menggelar rapat pleno. “Itu baru wacana yang berkembang, belum secara legal formal. Tetapi, Golkar Makassar malah merespons berlebihan,” tutur Arfandy.

Ketegangan Golkar Makassar dengan Golkar Sulsel mencuat sepekan terakhir menyusul wacana mengganti Ambas. Wakil Ketua DPD I Moh Roem berpendapat, Ambas selayaknya diganti karena dia tidak lagi menjadi pengurus harian. Sementara Ambas menilai DPD I melanggar jika dia diganti, sebab aturan penggantiannya tidak ada dalam juklak partai dan peraturan organisasi.

Ambas ngotottidak mau diganti karena SK pengangkatannya mengamanatkan agar dia melaksanakan musda luar biasa sampai terbentuk struktur kepengurusan Golkar Makassar yang baru. Dia justru menuding Golkar Sulsel yang tidak mau merespons permintaan Golkar Makassar menggelar musda.

“Sudah tujuh kali kami bersurat ke DPD I memohon agar musda digelar.Namun,surat itu tidak pernah dijawab.Ini ada apa?” tuturnya. Pertarungan di musda nanti dipastikan akan melibatkan Farouk M Betta melawan kepentingan DPD I yang diwakili calon ketua Supomo Guntur dan Haris Yasin Limpo. Kekuatan Farouk sejauh ini dinilai kuat karena mengantongi sebagian besar hasil pleno pimpinan kecamatan yang menyatakan mendukungnya di musda.


0 komentar: