Kamis, 25 Februari 2010

Tidak Boleh Belok Kiri Diterapkan

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang akan melakukan pelarangan belok kiri langsung sesuai Undang-Undang (UU) No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dishub saat ini sedang menginventarisasi jumlah persimpangan belok kiri langsung itu di Kota Tangerang. Kepala Dishub Kota Tangerang Erlan Rusnarlan mengatakan, tidak semua persimpangan akan diberlakukan pelarangan belok kiri. ”Mungkin tidak semuanya persimpangan dilarang belok kiri karena ada persimpangan yang jika kami berlakukan akan berdampak kemacetan yang cukup besar. Ini sedang kita sosialisasikan,” ucap About kemarin. Persimpangan yang masih diperbolehkan belok kiri langsung, kata Erlan, akan tetap dipasang rambu yang bertuliskan ”boleh belok kiri langsung”.

Sedangkan yang dilarang belok kiri langsung adalah persimpangan yang memiliki traffic light. Kecuali yang ada rambu yang membolehkan belok kiri langsung. Dalam pelaksanaannya, Dishub hanya mempersiapkan sarana dan prasarana. Sementara yang melakukan penindakan adalah polisi.”Kalau dari kami kan persiapan rambu-rambu,” ungkapnya. Menurut Erlan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Polrestro Kota Tangerang untuk memberlakukan undang-undang tersebut. Multa Fidrus, seorang warga Perumahan Villa Regency 2 Blok F D2, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang yang ditilang karena belok kiri langsung itu, menyayangkan peraturan tersebut.

”Saya belum tahu ada peraturan itu, harusnya sosialisasi dulu dong. Ini kokmain tilang,”ujar Multa. Kasat Lantas Polrestro Kota Tangerang Kompol Firman Darmansyah menyatakan, pihaknya sedang melakukan sosialisasi itu. Sehingga, pihaknya belum memberlakukan tilang kepada masyarakat.


0 komentar: