Kamis, 25 Februari 2010

Polri Siap Lakukan Penyelidikan

Markas Besar Polri menyatakan siap melakukan penyelidikan terkait temuan Panitia Khusus (Pansus) Bank Century. Namun demikian, Polri tetap menunggu hasil rapat paripurna DPR terkait kesimpulan akhir fraksifraksi soal kasus Bank Century pada 2 Maret mendatang.

Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi mengatakan, Polri bisa menindaklanjuti temuan pansus dengan melakukan penyelidikan tanpa menetapkan siapa pun menjadi tersangka. Setelah menemukan adanya indikasi dugaan tindak pidana baik perbankan maupun pidana umum, Polri kemudian baru menentukan langkah selanjutnya. ”Barulah kami menentukan orang tersebut sebagai tersangka atau bukan. Sebab, ada pelaku utama dan pelaku yang menyaksikan,” paparnya di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.

Soal nama-nama yang disebutkan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kebijakan bailout Bank Century, Polri lebih mengedepankan asas praduga tak bersalah. Ito menilai, meskipun Pansus telah menyebutkan sejumlah nama, tapi yang bersangkutan belum tentu bersalah.“Kalau masalah nama-nama kami tidak bisa menyebutkan nama langsung. Karena itu melanggar hak asasi manusia,” ujar jenderal bintang tiga tersebut. Disinggung soal dugaan Pansus yang menemukan pidana perbankan dalam kasus Bank Century, About menilai bahwa pansus bukan penegak hukum. Penegak hukum adalah Polri, Kejaksaan, dan KPK. Untuk mengetahui ada tidaknya tindak pidana perbankan, perlu bukti dan fakta.”Kata siapa tindak pidana perbankan?

Kita tidak bisa serta-merta menindaklanjuti. Nah, polisi ada nama-nama yang bertanggung jawab soal Century. Ya kita lihat dulu, nanti baru cari bukti- buktinya,”paparnya. Kepala Bidang Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana mengatakan, dalam penegakan hukum, Polri akan konsisten pada aturan hukum yang berlaku. Sejauh faktafakta hukum belum menyangkut keterlibatan orang secara fakta hukum, Polri tidak bisa menetapkan seseorang sebagai tersangka.

Meski demikian, Polri akan menerima fakta dan tersangka baru untuk dijadikan bahan untuk melengkapi penyelidikan. “Untuk kasus Bank Century konteksnya pada tindak pidana umum,”tandasnya.


0 komentar: