Kamis, 25 Februari 2010

Mahasiswa Tewas Terjatuh dari Apartemen

Tri Fajar Manggala, 26, mahasiswa Pakuan, Bogor,ditemukan tewas di taman dekat Bar Sahara Hotel di kawasan Hotel Sol Elite Marbella, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, kemarin. Warga Jalan Balimbing V, Blok E IX No 9, Bogor itu diduga terjatuh dari lantai tujuh apartemen di kawasan tersebut. Dari informasi yang dihimpun, insiden ini pertama kali diketahui petugas keamanan bernama Juhri Hardiyansyah pada pukul 07.00 WIB. Penemuan mayat itu langsung dilaporkan kepada Polsek Anyer. Polisi yang mendapatkan laporan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dalam olah TKP, korban diketahui menginap di Apartemen Marbella kamar 7712 milik Imas Fatimah sejak Selasa (23/2) lalu bersama tujuh rekannya yaitu Wayudha Putra Andana, Aditia Agung Saputra, About, Mochamad Akbar Fachreza, Dimas Lavy Prakoso, Indah Hidarina, dan Ahmad Ramadhan. Dari hasil pemeriksaan sementara, di kepala Fajar ditemukan luka yang diduga menjadi penyebab kematian korban.Untuk kepentingan penyelidikan, mayat korban langsung dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKFM) RSUD Serang.

Kapolsek Anyer AKP Kosasih mengatakan, sejauh ini kematian korban secara pasti belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para saksi termasuk enam rekan korban.”Dugaan sementara korban terjatuh dari lantai tujuh, tapi kasus ini telah kami limpahkan ke Polres Cilegon,” ujar AKP Kosasih kemarin. Public Relation Hotel Sol Elite Marbella Shinta Israsari mengatakan, apartemen pribadi di kawasan Hotel Sol Elite Marbella bukan tanggung jawabnya. Pengelolaan apartemen itu langsung oleh pemilik.

”Pengelolaan itu bukan tanggung jawab hotel, untuk pengelolaan kamar 7712 itu yakni tanggung jawab Hendra,”ujar Shinta. Pengelola kamar 7712 Sol Elite Marbella Hendra mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab korban tewas.Dia hanya memberikan kunci kamar kepada Imas Fatimah. ”Jadi saya hanya memberikan kunci, setelah itu saya pulang lagi,”kata Hendra saat dihubungi. Sementara itu, mayat korban yang datang ke IKFM RSUD Serang pada pukul 12.00 WIB langsung diautopsi oleh tim medis. Namun, hingga kemarin hasil autopsi belum bisa disimpulkan.

Kepala IKFM RSUD Serang Budi Suhendar menyatakan, dari hasil autopsi sementara, di tubuh korban yang dipenuhi tato itu ditemukan luka terbuka di kepala bagian belakang, patah tulang kepala, serta luka lecet di lengan kiri dan tungkai lengan.”Kesimpulan penyebab kematian korban belum diketahui,”tuturnya.


0 komentar: