Selasa, 30 Agustus 2016

Pijatan Mudah Meredakan Stres

Stres nampaknya menjadi masalah kesehatan mental yang selalu mengganggu kehidupan manusia, termasuk hidupmu. Dan saat stres menyerang tubuh, maka dampaknya bisa merusak kesehatan secara perlahan. Oleh karena itu kamu harus mengenyahkan stres sesegera mungkin agar tidak memberikan dampak yang terlalu parah.

Meskipun ada banyak cara untuk mengurangi stres, namun mencoba teknik akupresur dengan menekan beberapa titik di tubuh adalah cara yang paling sederhana untuk menghilangkan stres itu sendiri. Penasaran di titik tubuh apa saja stres bisa hilang dengan cara menekannya? Berikut adalah jawabannya.

Telinga
Menekan telinga bagian dalam dengan lembut menggunakan jari atau bolpen sambil bernapas secara dalam membantu untuk menghilangkan stres.

Atas perut
Menekan perut bagian atas bisa meningkatkan ritme pernapasan dengan baik serta membantumu untuk lebih bersantai.

Kepala bagian bawah
Kamu merasa stres di tempat kerja? Letakkan dua jari di kepala bagian bawah dan tekan perlahan selama 20 detik.

Telapak tangan
Menekan telapak tangan juga bermanfaat untuk mengurangi stres secara langsung, lho. Selain itu tindakan ini juga bermanfaat untuk mempengaruhi kesehatan pankreas, hati, dan jantung.

Dada
Pijatlah dadamu menggunakan 3 jari. Tindakan ini bisa membebaskanmu dari masalah emosional, masalah kecemasan, hingga menenangkan sistem saraf.

Telapak kaki
Selain memijat telapak tangan, memijat telapak kaki juga bermanfaat untuk menurunkan stres di tubuhmu serta membantu menyeimbangkan energi tubuh dan menenangkan pikiran.

Kaki
Tak hanya telapak kaki saja, menekan area kaki dengan lembut juga bisa menghapus segala macam kecemasan dan kekhawatiran yang kamu rasakan.

Pergelangan tangan
Selain bermanfaat untuk mengurangi stres, menekan pergelangan tanganmu dengan lembut juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Bahu
Biasanya saat kamu merasa pegal, maka kamu akan memijat bahumu secara perlahan.

Lengan
Terakhir, kamu juga bisa menekan area lenganmu untuk mengurangi stres serta rasa cemas.


Selasa, 29 Oktober 2013

kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi

Pemerintah mengaku tidak berniat mengurangi kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsuddin mengatakan, pemerintah membuka pintu bersama-sama Dewan Perwakilan Rakyat untuk tetap mempertahankan kewenangan-kewenangan khusus KPK.

"Saya kira tidak mungkin kemudian pemerintah mempertaruhkan kredibilitasnya dengan mengurangi kewenangan khusus yang dimiliki KPK," kata Amir di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (29/10/2013).

Kendati demikian, tambah Amir, perlu diingat bahwa revisi KUHP yang telah disusun pemerintah lebih banyak mengatur soal perlindungan terhadap masyarakat kecil pada umumnya. Persoalan mengenai korupsi, menurutnya, hanya sebagian kecil dari isi KUHP.

"Kalau koruptor ini kan hanya beberapa ratus orang, penjara kami itu hanya diisi oleh 400 koruptor seluruh Indonesia," ujarnya.

Amir lantas mencontohkan aturan seputar penahanan yang diperbaiki melalui revisi KUHP. Selama ini, katanya, ada persoalan yang timbul karena kewenangan penegak hukum untuk menahan seseorang terlalu lama. Bahkan, kadang-kadang penahanan dilakukan tanpa adanya pembatasan masa tahanan.

"Perlakuan yang sangat tidak adil yang dialami masyarakat pada umumnya kalau kewenangan menahan orang bisa begitu lama dan kadang-kadang tanpa pembatasan penahanan, orang ditahan begitu saja dan dilepas begitu saja tanpa rehabilitasi atau ganti rugi apa pun dan itu cenderung dialami oleh masyarakat kecil, itu persoalannya," tutur Amir.

Dalam Revisi KUHP, terdapat pasal yang mengatur pemidanaan bagi pihak yang melakukan penyadapan secara melawan hukum. Kemudian, dalam KUHAP, diatur bahwa percakapan telepon hanya bisa dilakukan terhadap tindak pidana serius serta harus mendapat surat izin dari hakim pemeriksa pendahuluan. KPK yang selama ini sering mengungkap kasus korupsi melalui penyadapan pun tak terkecuali harus mendapatkan izin dari hakim pemeriksa pendahuluan.

Baca juga: Tujuan Negara.


Jumat, 18 Oktober 2013

Manfaat Tidur Bagi Kesehatan

Sebuah riset di AS menunjukkan bahwa saat mahluk hidup sedang tidur, otaknya justru bekerja membersihkan bibit-bibit penyakit yang ada di dalam tubuh.

Kesimpulan penelitian ini diperoleh ketika ilmuwan dari University of Rochester Medical Center, New York AS mendeteksi pembersihan penyakit pada otak tikus yang tidur. Ternyata otak tikus yang tidur lebih baik dalam memerangi penyakit daripada saat terjaga.

Dilansir USA Today, Jumat 18 Oktober 2013, peneliti memasukkan suatu zat yang trebentuk dari penyakit Alzheimer, dan terbukti tikus yang tidur mampu menghapus penyakit itu lebih cepat.

Tim peneliti juga memperhatikan, sel otak cenderung menyusut selama tidur untuk mendukung penghapusan jenis penyakit. Pasalnya, kondisi itu memperlebar ruang antara sel-sel yang memungkinkan penyakit dengan mudah dibuang melewati ruang sel.

Nah, meski uji coba dilakukan pada otak tikus, peneliti utama Dr Maiken Nedergaard mengatakan, metode ini pun dapat berlaku pada otak manusia. Nantinya, jika terbukti berhasil pada manusia, ini akan membuka babak baru dalam dunia pengobatan manusia yang menderita penyakit Alzheimer dan penyakit sejenisnya.

Temuan ini pun mendapat respons positif oleh ilmuwan lain. "Sangat mungkin jika tidur bisa memperlambat kerusakan yang lebih lanjut," jelas Dr Clete Kushida, direktur medis Stanford Sleep Medicine Center melalui surel.

Penelitian juga menyimpulkan orang yang tak mendapatkan waktu istirahat cukup akan mengalami kesulitan belajar, membuat keputusan, dan lamban dalam bereaksi.

Penelitian itu didanai National Institute of Neurological Disorders and Stroke. Dalam sebuah pernyataan, Direktur Program lembaga itu, Jim Koenig mengatakan, penemuan itu dapat menjadi pendekatan baru untuk mengobati berbagai penyakit otak.

Baca juga: Zodiak Pisces Hari Ini.